Dalam bidang management consultanting, nama Indra Cahya Uno sudah cukup dikenal. Kakak kandung dari pengusaha Sandiaga Uno ini memang fokus bekerja di bidang management consulting untuk membantu perusahaan-perusahaan yang ingin bertransformasi. Ditemui di MesaStila Hotel & Resort beberapa waktu lalu, sarjana Aerospace dari Universitas Wichita Kansas, USA, dan Universitas Michigan, Ann Abror tersebut mengaku dirinya kini lebih fokus membantu perusahaan yang perlu re-orientasi tujuannya. dirinya membantu untuk mendefinisikan arah dan menentukan resources apa yang dibutuhkan untuk bisa menunjang kinerja perusahaan.
“Setiap perusahaan membutuhkan ide segar, maka dari itu saya mencoba datang membeberkan bagaimana peta industrinya, pemain-pemainnya seperti ini dan pasarnya begini. Satu contoh kasus yakni perusahaaan keluarga. Biasanya perusahaan keluarga yang misalnya dibangun sang ayah terkadang merasa bingung untuk mewariskan kepemimpinannya. Kemudian ketika sang ayah meminta tolong apakah keluarganya bisa disiapkan untuk meneruskan usaha tersebut. Maka tugas saya untuk mempersiapkan penerusnya untuk mengelola perusahaan tersebut. Atau bisa juga kami menyarankan agar perusahaan dibuat profesional saja, jadi orang lain yang mengelola. Karena setiap perusahaan pasti ingin memiliki sistem sustainbility atau ketersambungan, jika ingin perusahaannya terus selamanya ada," papar Indra.
"Maka untuk bisa kesana, mereka harus punya daya saing yang terus-terusan ada. Dari kasus tersebut, kita nantinya bisa melihat keluarga tersebut memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan atau tidak. Jika terbukti memiliki maka kompentensi bisa dibangun. Tentunya, sikap profesional bagian dari usaha itu bukan serta merta mengambil, tergantung kesepakatan dan tujuan dari keberadaan usaha tersebut. Intinya, bahwa perusahaan ini harus ada selama-lamanya,” lanjutnya.
Sebagai seorang konsultan, sudah barang tentu Indra memiliki kesibukan yang sangat luar biasa. Dalam sebulan Indra hanya membatasi 2 hingga 3 klien. Dirinya mengaku sangat tertarik mendalami dunia konsultan karena bidang ini sangat menarik dengan beragamnya permasalahan yang ada di dalam setiap perusahaan. Dengan problem yang beragam dijadikan sebagai bahan dirinya menempa pengetahuan atas berbagai persoalan yang ada. Berbicara tentang pekerjaannya, Indra mengatakan bahwa dirinya memiliki knowledge yang tidak bisa ditransfer ke orang lain.
“Knowledge yang bisa ditransfer itu knowledge eksplisit yang ada hubungannya dengan skill. Knowledge tersebut bisa ditransfer dan diajarkan. Akan tetapi ada knowledge yang tidak bisa dilihat. Contohnya, dalam perusahaan rokok, ada satu orang yang khusus bertugas untuk tester wangi tembakau. Sang tester tidak mengajarkan bagaimana rasa dan wanginya seperti apa. Nah, knowledge seperti itu biasanya hanya dirasakan para konsultan,” jelas pria yang hobi olahraga ini.
Di tengah kesibukannya sebagai konsultan, Indra pun tak lupa untuk menjaga kebugaran tubuhnya dengan rutin berolahraga. Indra membentuk klub sepeda MBT bersama rekan-rekannya di Jakarta. Tak hanya bersepeda antara Jakarta-Bandung saja, namun juga hingga ke luar Jawa. dTak hanya bersepeda, dengan sang adik, Sandiaga Uno, Indra pun aktif dalam kegiatan Berlari Berbagi. Indra pun kini tertarik untuk berolahraga triathlon, yakni olahraga gabungan antara berlari, bersepeda dan berenang.
“Dari hobi olahraga tentu selain bermanfaat bagi kesehatan, saya juga bisa berinteraksi dengan banyak orang. Saya berkeyakinan bahwa semakin banyak berinteraksi dengan orang, maka rejeki kita akan semakin diluaskan oleh Tuhan,” pungkasnya.

