468x60bannerad

Monday, April 14, 2014

Prabowo Subianto, Mengembalikan Marwah Indonesia Sebagai Macan Asia



Ketika berdiri di atas panggung dan berorasi, kata-kata dalam pidatonya sangat berapi-api. Kepal tangannya meninju ke angkasa, seperti ingin mendobrak dan mengubah keadaan yang ada. Ya, siapa yang tidak mengenal dirinya? Saat ini, kita semua, memang tidak bisa berandai-andai siapa yang bakal memimpin Indonesia pascapemilu tahun 2014 nanti. Tapi setidaknya, kita dapat berasumsi bagaimana laki-laki ini memiliki keinginan kuat untuk mengembalikan kejayaan dan martabat Indonesia sebagai bangsa besar dan berdaulat. Ia ingin mengembalikan marwah bangsa Indonesia sebagai Macan Asia.

Gabriela Isler, Sejatinya Sebuah Kecantikan

Ajang kontes kecantikan ratu sejagat, beritanya seolah tak pernah henti. Pun demikian siapa yang menjadi pemenangnya. Di manapun dia berada, mata lensa para pencari berita seolah tak pernah terlambat menangkapnya. Maria Gabriela de Jesus Isler Morales, sang pemenang kontes kecantikan ratu sejagat tahun 2013, yang dinobatkan pada 9 November di Crocus City Hall Moscow, Rusia, selama setahun ke depan akan berkeliling dunia menjalani hari-harinya sebagai duta Miss Universe. Sudah pasti, kehadirannya di berbagai daerah dan tempat, akan selalu menjadi makanan kuli-kuli tinta.

Ya, meskipun terkesan berulang dan diulang, berita atau profil dia yang menyunggi tiara berkilau, mahkota yang mengesahkannya sebagai perempuan tercantik di jagat, selalu punya kesan tersendiri bagi yang menyimaknya. Soal kesan, Molly, panggilan perempuan kelahiran Valencia Carabobo Venezuela, 21 April 1988 ini, pun memiliki kesan tersendiri dalam mengartikan Miss Universe yang kini disandangnya.

Menurutnya, Miss Universe memang pencapaian cukup besar dalam hidupnya. Bagaimana tidak, mengikuti kontes ratu sejagad itu adalah puncak dari kariernya sebagi model. Apalagi hal itu juga dilatarbelakangi atas rasa cinta terhadap ibu dan neneknya. Memang, sang ibulah yang kemudian meminta dan mendorongnya mengikuti ajang putri-putrian setelah sejak usia 14 tahun terjun di dunia modeling. Semua ini menurut Gabriela memang untuk menyenangkan hati orangtuanya.

Juli Chitra Dewi, Membangun Kesadaran Sejarah



Bila berkaca kepada para tokoh pergerakan bangsa Indonesia, maka kita akan menemukan bahwa mereka merupakan para pembelajar yang gigih dan juga pembaca yang tekun. Di antara yang banyak mereka tekuni, sejarah merupakan salah satu yang memesona mereka, dari mana mereka mendapat inspirasi perjuangan yang tak pernah kering. Hal ini yang menjadi pemikiran dari sosok wanita cantik berwajah oriental ini.

Saturday, April 12, 2014

Edward Gunawan, Filmmaker Jogja Menginspirasi

Baru-baru ini Edward Gunawan berkunjung ke Jogja dalam rangka mengisi sebuah event festival film. Edward berkesempatan menayangkan dua film garapannya yakni Adam dan Draft Day. Film Adam menceritakan tentang seorang anak Israel yang mengalami bullying. Sedangkan film Draft Day bercerita mengenai waria Thailand yang mengikuti wajib militer. Menurutnya, ini merupakan kesempatan pertamanya untuk berbagi bersama para filmmaker Jogja.

Ketika berbincang dengan Kabare, Edward yang juga dikenal sebagai aktor, penulis, produser, sutradara, dan model profesional ini mengatakan bahwa dirinya sangat senang bisa berbagai ilmu dan pengalaman tentang dunia perfilman tanah air. “Bagi saya Jogja merupakan kota yang penuh potensi. Tak hanya kental dengan budayanya, namun Jogja juga menyimpan segudang sineas film muda yang berbakat. Jogja memiliki sutradara Garin Nugroho, Hanung Bramantyo, Ifa Isfansyah, Yosep Anggi Noen dan masih banyak lagi. Yang saya kagum dengan Jogja adalah selain memiliki sineas muda berbakat, para film maker Jogja juga sangat kompak, aktif dan solid. Ini bisa menginspirasi daerah lain bahkan ibukota,” ujar pria kelahiran Jakarta, 28 Juli 1982 ini kepada Kabare.

Surya Ananta, Utamakan Pelayanan Terbaik

Bagi masyarakat Jogja, Plaza Ambarrukmo sudah menjadi trend setter dalam dunia belanja. Memasuki usianya yang ke – 8 thun, Plaza Ambarrukmo pun memiliki cara terbaik untuk memanjakan para customernya. Selain menggelar serangkaian event menarik dalam memperingati ulang tahunnya, Plaza Ambarrukmo juga mengadakan midnight sale untuk memanjakan hasrat belanja para customernya. Bagi sang general manager Surya Ananta, hal ini merupakan salah satu contoh pelayanan yang diberikan oleh pihaknya untuk terus menjaga kenyamanan belanja para konsumennya.

“Komitmen kami dalam menghandle pasar adalah memberikan pelayanan yang berkualitas. Banyak sekali tantangan dalam membesarkan nama Plaza Ambarrukmo. Semua tantangan yang kami lalui dari periode ke periode sangat berbeda dan dinamis sekali. Dari awal kami berdiri tahun 2006 tantangan kami adalah bagaimana memberi performa yang pas secara pelayanan. Oleh karena itu, kami selalu memberikan service excellent untuk para pengunjung,” papar pria kelahiran 12 Januari 1970 ini kepada Kabare.

Friday, April 11, 2014

Junior Rorimpandey, Belajar Untuk Jadi yang Terbaik

Nama Chef Juna memang sangat dikenal di tanah air. Pria yang pernah menjadi juri di salah satu ajang kompetisi memasak ini memang memiliki pesona yang kuat sehingga disukai masyarakat. Sebagai chef, pria bernama lengkap Junior Rorimpandey ini mengaku masuk ke dunia chef karena suatu “kecelakaan”.

Chef Juna, panggilan akrabnya sebelumnya sempat mengikuti studi di Amerika untuk menjadi seorang pilot. Namun kini, kariernya di dunia kuliner semakin cemerlang. Juna kini lebih dikenal sebagai celebrity chef dan sering diundang untuk melakukan kegiatan kuliner bersama asosiasi chef seluruh Indonesia, ICA.

“Saya memang aktif melakukan kegiatan bersama Indonesian Chef Association. Seperti saat ini, selain mengikuti Rakernas ICA di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, saya juga menjadi juri ajang lomba memasak. Saya lihat ada beberapa yang memang cukup baik cara dia memasak, kebersihan kitchennya sampai soal rasa dan presentasi. Menurut saya, jika para peserta memiliki kemauan untuk `mau belajar, berusaha menjadi lebih keras dan memperbaiki kekurangan, maka bukan tidak mungkin mereka akan menjadi chef professional,” papar pria kelahiran Manado, 20 Juli 1975 ini kepada Kabare.

Thursday, April 10, 2014

Mey Nurnaningsih, Mengelola Hotel Bintang Lima dengan Sumber Daya Lokal

Bermula sebagai Consultant di Hotel Tentrem, wanita yg telah 22 tahun tinggal dan bekerja di beberapa hotel ternama di Surabaya antara lain Sheraton, Shangrila, Hilton, dan JW Marriot ini, akhirnya diberikan kepercayaan oleh owner Hotel Tentrem yang juga merupakan pemilik usaha Jamu Sido Muncul, Irwan Hidayat, untuk menjadi General Manager.

Wanita kelahiran Cirebon ini menerima tawaran untuk mengelola Hotel Tentrem karena tertarik dengan keinginan owner untuk memberdayakan sumber daya lokal dengan kualitas dan standart hotel bintang lima.

“Pak Irwan mempercayakan saya sebagai orang lokal untuk membentuk tim tanpa menggunakan operator lain, dan memberikan konsep managemen hotel dari awal, dengan sistem standart international hotel bintang lima. Ini adalah tantangan dan kepercayaan buat saya, karena kebetulan backround saya bekerja di hotel-hotel bintang lima yang banyak memiliki tantangan karena berstandart international, jadi pengalaman dan ilmu ini bisa saya terapkan di Hotel Tentrem.” ujar wanita yang kini telah tinggal di Jogja bersama keluarganya ini.

Wednesday, April 9, 2014

Indra Cahya Uno, Fokus Tekuni Dunia Konsultan

Dalam bidang management consultanting, nama Indra Cahya Uno sudah cukup dikenal. Kakak kandung dari pengusaha Sandiaga Uno ini memang fokus bekerja di bidang management consulting untuk membantu perusahaan-perusahaan yang ingin bertransformasi. Ditemui di MesaStila Hotel & Resort beberapa waktu lalu, sarjana Aerospace dari Universitas Wichita Kansas, USA, dan Universitas Michigan, Ann Abror tersebut mengaku dirinya kini lebih fokus membantu perusahaan yang perlu re-orientasi tujuannya. dirinya membantu untuk mendefinisikan arah dan menentukan resources apa yang dibutuhkan untuk bisa menunjang kinerja perusahaan.

“Setiap perusahaan membutuhkan ide segar, maka dari itu saya mencoba datang membeberkan bagaimana peta industrinya, pemain-pemainnya seperti ini dan pasarnya begini. Satu contoh kasus yakni perusahaaan keluarga. Biasanya perusahaan keluarga yang misalnya dibangun sang ayah terkadang merasa bingung untuk mewariskan kepemimpinannya. Kemudian ketika sang ayah meminta tolong apakah keluarganya bisa disiapkan untuk meneruskan usaha tersebut. Maka tugas saya untuk mempersiapkan penerusnya untuk mengelola perusahaan tersebut. Atau bisa juga kami menyarankan agar perusahaan dibuat profesional saja, jadi orang lain yang mengelola. Karena setiap perusahaan pasti ingin memiliki sistem sustainbility atau ketersambungan, jika ingin perusahaannya terus selamanya ada," papar Indra.

Friday, April 4, 2014

Lailly Prihatiningtyas, Memimpinlah Pemimpin Muda

Muda usianya, tapi matang kemampuannya. Itulah nilai yang diberikan kepada perempuan yang satu ini. Di usia 28 tahun, Lailly Prihatiningtyas mendapat kehormatan menjadi orang nomor satu di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Per tanggal 16 Desember 2013 lalu, dara asal Jombang, Jawa Timur ini resmi menduduki kursi direktur utama PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko. Tentu, penunjukkanya bukan karena hal lain, kecuali karena ia memang memiliki kapabilitas untuk itu.

Sebelum dan sesudah resmi memimpin, perempuan yang biasa disapa Tyas ini memang sontak menjadi gula-gula media. Sejak Menteri BUMN Dahlan Iskan mengumbar penunjukan Tyas, ramai-ramai media mengangkatnya. Memang, dalam beberapa tahun ini sosok pemimpin muda ramai diperbincangkan. Sebab semakin banyak eksekutif muda atau pemimpin papan atas lahir dari kalangan “gen Y”. Kiprah mereka tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka mampu mengartikulasikan kreativitas dan progresifitasnya sebagai ciri kaum muda, dan banyak dari mereka sukses mengelola dan memimpin perusahaan.
Copyright © Album Nama - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.