Bagi ibu asal Surabaya ini, bekerja di hotel merupakan anugerah yang indah. Sebab sebelumnya, ia harus susah payah beberapa kali gonta-ganti pekerjaan dari satu kota ke kota lain demi membiayai kuliah dan hidupnya. Bahkan, ia mengakui pernah menjadi nanny untuk sebuah keluarga. Apapun pekerjaannya, dilakoni Minti hingga akhirnya ia ditawari pekerjaan hotel di Surabaya di bagian housekeeping pada tahun 1995.
Saat di hotel pun, Mintiarti sering menjalankan tugas yang sebenarnya bukan tugasnya. Jika kebanyakan orang menolak, tapi ia tetap bersedia menjalani. “Sebab justru dari situ saya bisa banyak tahu seluk beluk perhotelan. Pernah suatu saat, saya harus acting sebagai general manajer meski saat itu saya hanya executive housekeeper. Jadi lebih banyak lagi tanggung jawab saya, biarpun sebenarnya secara pengalaman saya belum pernah dan saya belum mampu. Tapi pengalaman semacam itulah yang membuat saya banyak belajar. Lagi, saya percaya janji Tuhan bahwa di balik kesulitan ada kemudahan,” ungkapnya.
Pengalaman dari hotel ke hotel, mencapai jabatan demi jabatan, pada akhirnya pun Mintiarti sampai pada jabatan tertinggi di hotel. Kini ia memimpin Gowongan Inn di Yogyakarta. Tak ada yang lain, pengalamanlah yang menuntunnya ke sana.
Teks: FA Herru

