468x60bannerad

Sunday, February 2, 2014

Imaniar Noorsaid: Penyanyi Belakang Layar

Waktu pergantian tahun selalu menjadi momen suka cita banyak orang. Begitu banyak acara atau pesta yang diselenggarakan untuk itu. Seperti tempo hari, saat tutup tahun 2013, Hyatt Regency Yogyakarta Hotel pun mengadakan pesta untuk para tamunya dan masyarakat Yogyakarta bertajuk “70’s Glamour” yang menghadirkan dua penyanyi Indonesia yang memang sudah lama tak tampil di hadapan publik; Imaniar dan Nabila. Kehadiran mereka tentu sebagai pengobat rindu banyak orang akan lagu-lagu hits era 1970-an.

Imaniar sendiri tampil baik dengan beberapa lagunya yang pernah melejit di era 1980 dan1990-an. Ia masih tampak mantap dan bekualitas melantunkan lagu-lagunya, seperti Kacau, Acuh, Prahara Cinta. Di sela persiapan pentas untuk acara itu, Imaniar meluangkan waktu menyapa Kabare. Ia mengabarkan kalau dirinya memang tak pernah tampil lagi di depan layar selama ini karena disibukkan men-direct, menjadi guru pembimbing penyanyi-penyanyi muda calon entertainer. Kiprahnya di dunia musik Indonesia lebih dibuktikannya di belakang layar.

“Untuk mengabdi di musik Indonesia itu tidak harus kita yang mengeluarkan album atau kita yang harus nyanyi. Berkiprah di depan layar sudah cukup buat saya. Ibarat atap, saya ini sudah mentok. Mau apa lagi. Sekian puluh tahun di depan layar cukup banget buat saya. Sekarang, saya ingin adik-adik kita yang punya kiprah di situ. Makanya, saya tidak mau buat album lagi, anak-anak atau artis muda saja yang kita didik untuk menjadi bagus di bidang ini,” ungkap putri musisi besar Said Kelana ini.

Teks: FA Herru
Copyright © Album Nama - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.