Nasib berbeda dengan takdir. Jika takdir sudah digariskan oleh Sang Kuasa, maka nasib ditentukan oleh kemauan, usaha dan upaya tak kenal lelah untuk merubah suatu keadaan, misalnya pekerjaan dan kekayaan. Merubah nasib dari yang tak punya apa-apa menjadi bisa memiliki segalanya sepertinya sudah dilakukan oleh sosok pengusaha muda Yorri Karebet. Salah satu pemilik dari PT. Qualita Prima Pariwara dan perusahaan event organizer U Know Me ini banyak bercerita mengenai kisah hidupnya yang benar-benar berproses.
Alumni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta jurusan Managemen ini mengatakan bahwa keberhasilan hidupnya bisa dikatakan berawal dari keberaniannya bermimpi. Sebelumnya, tak pernah terbersit di benak Yorri untuk berkecimpung di bidang broadcasting. Keinginannya bekerja di bidang event organizer berawal ketika dirinya melihat peluang untuk bekerjasama dengan Konimex, salah satu perusahaan obat terbesar untuk menggelar sebuah event bertajuk Saturday on Stage dan Sunday on Stage di UGM beberapa tahun lalu. Sukses dengan event tersebut, dirinya memutuskan hijrah ke Jakarta untuk mencari peluang yang lebih besar di bidang yang sama.
“Tahun 2004 saya memberanikan diri ke Jakarta untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Kemudian saya diterima di Koes Hendratmo Production untuk menggarap event dengan BCA selama dua tahun. Dalam rentang waktu tersebut, saya bertemu dengan orang-orang yang menginspirasi. Pertama, Prof. Dr. Siti Chamamah Soeratno, beliau adalah ibu dari teman saya. Saat itu saya diajak beliau mengahdiri suatu acara, pada saat itu saya melihat meski beliau banyak dikenal orang tapi beliau tetap menyapa orang-orang dengan membagikan kartu nama. Dalam perjalanan pulang, Ibu Chamamah mengatakan kepada saya, bahwa carilah teman sebanyak-banyaknya. Karena meski dari berteman kamu tidak mendapatkan uang, tapi paling tidak ada ilmu yang saya dapat dari sebuah pertemanan,” kenang pria yang pernah menjadi penyiar radio Persatuan Bantul dan Radio Rakosa Jogja ini kepada Kabare.
Orang kedua yang menginspirasi adalah Roni Furqoni, psikolog yang juga mantan staff kepresidenan dan mengembangkan beberapa ilmu mental di NLP. Yorri mengaku banyak mendapat motivasi dari sosok Roni. Menurut Yorri, motivasi-motivasi yang diterimanya antara lain jangan menyerah dan jangan takut bermimpi, karena mimpi itu bisa diwujudkan. Yorri mengatakan bahwa setiap tahun dirinya sellu meng-upgrade mimpi-mimpinya. Dari mulai ingin karier yang maju, hidup yang mapan hingga memiliki keluarga kecil yang bahagia.
“Perjalanan karier saya di dunia broadcasting bisa dikatakan cukup panjang. Karena setelah bergabung di Koes Hendratmo Production, saya kemudian sempat bekerja di divisi off air Jak TV sebagai Head Off Air dan PR Branding. Kemudian pernah juga bekerjasama dengan presenter Indra Bekti untuk join di Inbek Event Oragnizer. Karena sesuatu hal, akhirnya saya hengkang dari Inbek EO dan saya ditawari menjadi konsultan di perusahaan yang sekarang yakni di PT. Qualita Prima Pariwara. Pada tahun 2010 saya menjadi direktur untuk EO, tahun 2012 ditawri share menjadi komisaris sekaligus direktur yang menangani EO, production house dan agency hingga saat ini,” papar pria kelahiran Jogja, 17 Januari 1975 ini.
Kini, kesibukan Yorri pun bertambah, dengan adanya perusahaan barunya yakni U Know Me yang mengakomodir event perusahaan-perusahaan swasta dan satu perusahaan lagi yang khusus memberikan jasa personal branding dan support media untuk para calon-calon pemimpin daerah. Untuk prinsip hidupnya, Yorri yang juga merupakan cucu mantan Pangab dan Menhankam Jend. Purn. TNI. M. Yusuf ini mengatakan bahwa jangan pernah takut belajar kepada siapa saja, harus memegang etika bisnis maupun pergaulan yang baik dan jangan takut untuk bermimpi.

