468x60bannerad

Thursday, January 16, 2014

L. Sudarsana: Kreatif Berkat Pergaulan

Loyalitas kerja yang tinggi dan profesionalisme dalam berkarya terlihat jelas dari sosok pria kelahiran Dusun Bolawen, Mlati, Sleman Yogyakarat, 10 Januari ini. Melihat perjalanan kariernya di dunia perhotelan selama 23 tahun ini, L. Sudarsana sudah membuktikan kerja kerasnya hingga bisa sukses menduduki puncak kariernya sebagai general manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY). Bekerja di industri ini bukanlah cita-citanya sejak kecil. Semasa kecil, justru dirinya ingin sekali menjadi seorang dosen. Namun rupanya kariernya malah melesat di bidang perhotelan ini.

Sambil mengenang kisah masa lalu, L. Sudarsana mengatakan bahwa kariernya dimulai menjadi tukang cuci di Graha Santika Hotel Semarang. “Lulus dari Akademi Buana Wisata Yogyakarta tahun 1990, saya langsung diterima kerja di Graha Santika Hotel Semarang. Berawal dari tukang cuci, kemudian naik menjadi waiter, F & B Manager hingga menjadi general manager di hotel yang sama, semua pernah saya jalani,” ujarnya ketika berbincang dengan Kabare.

Selama menekuni kariernya, L. Sudarsana tak pernah berpindah ke lain hati. Dua puluh tiga tahun kariernya dia abdikan pada Santika Group karena dirinya menyukai corporate culture yang ada di sana. Sekadar informasi, selain pernah menjabat general manager di Hotel Santika Semarang, dirinya pernah juga menduduki posisi yang sama di Hotel Santika Surabaya, Makassar, dan Hotel Santika Premiere Jakarta sebelum akhirnya bergabung dengan RAY. Dirinya mengaku sempat tertegun sejenak ketika ditawari untuk bergabung bersama RAY. Bukan tanpa alasan, saat itu, kondisi RAY yang saat itu bernama Ambarrukmo Place Hotel masih gelap gulita karena sudah berhenti beroperasi tujuh tahun lamanya.

“Namun saya yakin, inilah amanah yang sudah dipercayakan untuk dijalankan. Saya percaya, Tuhan pasti akan memberikan kemudahan apapun caranya. Awalnya saya memang merasa punya ikatan emosional dengan hotel ini, karena sewaktu kuliah, pertama kali magang kerja di hotel ini. Benar kiranya kalau jalan Tuhan itu datangnya dari mana saja. Begitu teman-teman mendengar saya di sini semua langsung merapatkan barisan. Saya rasa, pertemanan saya yang positif merupakan salah satu bagian dari keberhasilan membangun RAY. Banyaknya dukungan, ide kreatif, inspirasi dan lainnya, banyak datang dari teman-teman saya. Saya mencoba bergaul dengan siapa saja dan inilah yang menarik sepanjang perjalanan karier saya,” kenang pria yang pernah menjadi Panelis dalam acara Indonesia Marketeers Festival bersama dengan Hermawan Kartajaya dan Markplus Inc., ini.

Tak hanya pergaulan, L. Sudarsana juga dengan bangga mengatakan bahwa dirinya memiliki super team yang solid untuk bersama-sama memajukan hotel bintang lima tersebut. Menurutnya, butuh waktu satu tahun untuk meyakinkan para kolega bahwa hotel tersebut sudah beroperasi dan tentunya banyak fasilitas pendukung yang menarik sehingga tamu merasa nyaman menginap di RAY. L. Sudarsana mengungkapkan bahwa dengan kekompakan seluruh teamnya, maka hotel ini mendapat respon yang luar biasa positif dari masyarakat dan mengalami progress yang sangat bagus.

“Mengelola hotel ini tidak saja mengelola sebuah bangunan tapi kita harus menjadi satu bagian dengan aset budaya. Hotel ini memiliki pesanggrahan dimana pernah disinggahi oleh Sri Sultan HB VII hingga belia wafat. Sehingga ini bukan sembarang hotel, namun juga pernah menjadi tempat tinggal Sri Sultan HB VII, dan bagian dari Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Sehingga kami sadar betul bahwa selain kami bekerja sebagai profesional manajerial, namun tetap dibutuhkan pengabdian seluruh daya pikir, batin, jerih payah dan laku, agar ruh tradisi warisan leluhur kita tetap terjaga. Ibaratnya, kami di sini berusaha keras untuk selalu memuliakan tradisi. Oleh karenanya, kita kombinasikan antara pelayanan dengan tanpa meninggalkan budaya, sehingga akan menghasilkan hotel yang hommy dan profesional,” paparnya.

Untuk kedepannya, pria yang memiliki prinsip hidup bermanfaat bagi sesama ini mengatakan bahwa selain tetap memuliakan tradisi, akan tetap ada rencana tindakan dengan pelayanan yang profesional dan terbaik untuk mendapat hasil yang luar biasa. Tentunya, L. Sudarsana berharap, dukungan semua pihak dan tim yang kuat akan semakin memudahkan majunya hotel bintang lima ini.
Copyright © Album Nama - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.