468x60bannerad

Friday, July 26, 2013

Lita Sutjipto: Cinta Tanah Air, Cinta Produk Dalam Negeri



Arti dari cinta tanah air adalah cinta kepada bangsa dan negara tempat di mana kita dilahirkan, dibesarkan, dan memperoleh kehidupan di dalamnya. Karena dari negara kita tersebut, semua yang kita butuhkan akan kita dapatkan. Cinta tanah air sama saja rela berkorban demi kepentingan negara. Memajukan kehidupan bangsa, mencerdaskan diri sebagai wahana keikutsertaan dalam rangka proses pembangunan tanah air atau negara.

Menghayati arti dari cinta tanah air memanglah bukan perkara yang mudah. Perlu kesabaran dan kerendahan hati untuk mewujudkannya. Karena dalam prosesnya, akan banyak ancaman, tantangan dan rintangan yang kita hadapi datang dari mana saja, baik dari dalam diri sendiri maupun luar diri kita, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Namun jika kita tetap memiliki rasa dan kikap mencintai tanah air dengan sepenuh hati, adalah bentuk perbuatan yang merupakan bagian dari iman.

Dengan mencintai produk dalam negeri, misalnya. Hal ini sudah merupakan keharusan bagi setiap warga negara. Banyak alasan untuk mencintai produk dalam negeri, salah satunya yaitu agar produk dalam negeri sendiri bisa bersaing di kancah internasional.

Sebetulnya banyak produk-produk dalam negeri yang menjadi pemasok bagi produk-produk ternama internasional. Banyak juga artis-artis dunia dan atlit ternama dunia memakai produk Indonesia untuk perlengkapan mereka. Satu hal yang masih sering kita lihat, masyarakat Indonesia kebanyakan lebih memilih produk internasional hanya untuk meningkatkan gengsi semata. Banyak orang sering merasa lebih berkelas ketika memakai produk berlabel luar negeri, buatan rumah fashion ternama.

Permasalahan ini sebetulnya menjadi pelajaran bagi masyarakat Indonesia agar dapat mendorong kemajuan tingkat produksi dari produk-produk dalam negeri. Dengan mencintai produk dalam negeri, tentunya akan membantu pemerintah dalam meningkatkan produksi dalam negeri yang diharapkan dapat meningkatkan juga sektor budaya dan pariwisata Indonesia.

Semua hal di atas juga senada dengan pemikiran seorang wanita pemiliki paras cantik ini. Setiap harinya, ia selalu disibukkan dengan rutinitasnya sebagai sekretaris umum Ikatan Notaris Indonesia. Dalam menjalankan profesinya tersebut, ia tentu harus didukung dengan penampilan yang elegan dan menawan. Untuk mewujudkan hal tersebut, perempuan bernama Lita Sutjipto ini lebih memilih mengenakan produk dalam negeri; batik dan pakaian tradisional lainnya. Batik jumputan, batik tulis, dan juga kain tenun Palembang merupakan beberapa koleksi busana pribadinya.

Wanita yang lahir di Kota Banjarmasin ini memang sangat cinta dengan produk-produk dalam negeri, khususnya kain batik. Menurutnya, kain batik merupakan salah satu warisan budaya dan kekayaan bangsa Indonesia yang patut dilestarikan dan dibanggakan.Tinggal di Yogyakarta selama 20 tahun, ternyata membuatnya jadi menyukai hal-hal yang berbau budaya tradisonal, karena Yogyakarta sendiri merupakan salah satu kota di Indonesia yang menjadi pusat keanekaragaman budaya. Hal ini didukung juga dengan kedua orang tua yang asli berasal dari Jawa.

Selain aktivitas-aktivitasnya di dunia kenotariatan, organisasi dan sosial, ia juga mencintai dunia olahraga khususnya golf. Hal ini dibuktikannya dengan menjadi ketua Persatuan Golf Notaris Indonesia.

“Cintai dan dukung produk-produk dalam negeri agar bisa bersaing dengan produk-produk luar negeri, sehingga bisa terkenal di kancah internasional,” tuturnya kepada Kabare.

Teks: Herlan; Foto: BK.
Copyright © Album Nama - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.