468x60bannerad

Thursday, June 12, 2014

Gilang Ramadhan, Ritme Nusantara untuk Dunia

Musik, ternyata juga ibarat jendela dunia. Sama seperti buku, musik bisa memberi pengetahuan, semisal seluas apa budaya suatu bangsa. Siapapun dapat mengawali mengenal negeri lain dari musik. Itulah yang setidaknya dapat diamati dari apa yang telah dilakukan musisi Gilang Ramadhan. Ia semacam telah membuka jendela Indonesia kepada dunia. Ketika musik menjadi daya tarik, ketika itu jugalah budaya Nusantara bertambah menarik untuk semakin dikenali negeri lain.

Gilang Ramadhan, kita mengenalnya sebagai seniman drum kawakan Tanah Air. Mengenai kesenimanannya, pastinya tak ada lagi orang meragukan bobot bebet musisi yang satu ini. Tak hanya satu-dua grup musik pernah dikawalnya. Ia bahkan kerap kolaborasi dengan musisi-musisi ternama hingga tampil pada bermacam perhelatan musik internasional. Seabrek pengalaman itu tentu menjadi tangga bagi Gilang hingga lantas kesohor sebagai musisi papan atas Indonesia.

Sebagai drummer profesional, Gilang tak pernah henti berkreasi. Musik dan drum sudah menjadi napas hidup, karena itulah ia terus memperuncing kemampuan. Dan dengan cara apa lagi jika tidak dengan mengasah kreativitas.

Sudah lama putra kedua dari pasangan Ramadan Kartahadimadja dan Safrida Nasution ini mencermati tetabuhan tradisional untuk memperkaya kemampuan. “Bahkan saya bisa eksis di luar negeri dikarenakan mempelajari ritem-ritem banyak tetabuhan yang ada di Indonesia,” ujarnya. Ia pun mengaku bahwa dari apa yang telah ia lalukan, tak sedikit orang luar negeri yang kemudian memperhatikan dan tertarik bertanya lebih jauh tentang budaya Indonesia.

Teks: FA. Herru
Copyright © Album Nama - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.