468x60bannerad

Tuesday, October 8, 2013

Maribeth Pascua: 100 Persen Cinta Indonesia

Masih ingat lagu Denpasar Moon? Lagu yang sempat hits di awal tahun 1990an ini memang cukup legendaris di kalangan generasi pada masa itu. Sang penyanyi, Maribeth Pascua bahkan jatuh cinta dengan Indonesia berkat lagu tersebut. Nama Maribeth memang sangat tenar karena lagu Denpasar Moon meledak di pasar musik Indonesia dua puluh dua tahun yang lalu. Ketika berbincang dengan Kabare beberapa waktu lalu, Maribeth banyak menceritakan pengalamannya tinggal di Indonesia selama hampir 22 tahun lamanya. Tak hanya itu, Maribeth bahkan mengungkapkan kecintaannya terhadap Indonesia melebihi apapun. Keinginannya juga ingin menghabiskan akhir hayatnya di Nusantara ini.

“Keinginan saya untuk menjadi warga Negara Indonesia belum pudar hingga kini. Dari dulu saya ingin sekali menjadi WNI, tapi sampai sekarang belum juga bisa. Segala usaha sudah saya tempuh, tapi saya tak mau putus asa. Jika tak bisa jadi WNI pun saya ingin bisa dapat ijin tinggal permanen di Indonesia, karena saya sangat mencintai negeri ini,” ungkap Maribeth ketika ditemui Kabare di acara promosi gedung pusat kerajinan dan cinderamata XT Square Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Artis yang mengawali kariernya sebagai peyanyi di Filipina ini merupakan pemenang ajang Voice of Asia 1991. Lagunya yang berjudul Denpasar Moon yang dirilis pada tahun 1993 meledak di pasaran. Maribeth menceritakan bahwa dirinya hampir tidak mengikuti festival tersebut karena kesibukannya yang padat. Namun pada akhirnya Maribeth pun mengikuti lomba tersebut bahkan menang hingga grand final di Hongkong. Dirinya kemudian dikontrak oleh Sony Music dan merilis lagu Denpasar Moon yang diproduksi di Eropa dan kemudian dipromosikan di Indonesia pada tahun 1991. Maribeth mengatakan bahwa dirinya juga sempat membuat video klip Denpasar moon di Bali. Kehidupan di Bali pada akhirnya membuat Maribeth jatuh cinta dengan Indonesia.

“Saya cinta Indonesia karena menurut saya Indonesia juga mencintai saya. Selama lebih dari 22 tahun tinggal di Indonesia, akhirnya saya pun sangat emngenal Indonesia baik dari seni, budaya hingga tradisinya. Menurut saya, masyarakat Indonesia sangat ramah dan banyak sekali bangunan bersejarah seperti Candi Borobudur hingga Royal Ambarrukmo Hotel masih dijaga kelestariannya. Jujur saja, seluruh budaya Indonesia sangat menginspirasi saya dalam berkarya, bahkan hati saya pun sudah 100 persen Indonesia,” ungkap wanita kelahiran Bayombong, Filipina, 14 Januari 1972 ini.

Di dunia hiburan, Maribeth mengungkapkan keinginannya untuk tetap survive. Dirinya bahkan bercita-cita dapat mengeluarkan satu album dan sebuah buku tentang perjalanan hidupnya. Maribeth mengatakan bahwa di usianya yang sudah menginjakkan angka 40 tahun, dirinya ingin bisa berbagi karya dengan masyarakat Indonesia. Tak hanya berbentuk lagu yang dinyanyikannya namun juga sebuah buku yang inspiratif dan emmotivasi bagi banyak orang.

Teks: Della Yuanita; Foto: Albert
Copyright © Album Nama - Except where otherwise noted, content on this site is licensed under Creative Commons license.